Jumat, 06 Januari 2012

peta konsep sumber daya alam

Peta konsep sumber daya alam

v  Sifat-sifat kekayaan alam
v  Macam-macam kekayaan alam
1.    Sumber daya alam yang dapat diperbaruhi
2.   Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaruhi
v  Kekayaan alam yang ada di indonesia
1.    Kekayaan alam nabati
2.   Kekayaan alam hewani
3.   Kekayaan alam mineral
v  Pengolahaan kekayaan alam yang ramah lingkungan
1.    Pemiliharaan integritas ekologi
2.   Keadilan sosial
3.   Kesempatan menentukan nasib sendiri
4.   Pemenuhan kebutuhan masyarakat
v  Pemanfaatkan kekayaan alam berdasarkan prinsip efesiensi

Kekayaan alam
        Kekayaan alam atau lebih kita sering menyebutnya sumber daya alam adalah segala sesuatu dari alam yang memiliki manfaat bagi manusia. Sumber daya alam atau kekayan alam ada yang bersifat pontensial dan rill.

Kekayaan alam potensial merupakan sumber daya alam yang belum memberikan kemakmuran bagi manusia. Ssumber daya alam potenssial ini misalnya kayu yang masih ada di hutan belum di tebang, ikan di laut belum di tangkap dan di manfaatkan, dan sumber minyak bumi yang masih berada di dalam tanah dan belum dieksploitasi. Untuk menfaatkan sumber-sumber alam potensial ini diperlukan pemahaman yang mendalam tentang distribusi dan karaktristik dari masing-masing sumber daya alam.

Sifat-sifat kekayaan alam

       Kekayaan alam merupakan benda-benda yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Namun keberadaannya dialam sangat tidak merata dan terbatas jumlahnya. Hal ini harus di sikapi dengan penuh bijaksana sehingga kita dapat memanfaatkan untuk jangka panjang. Adapun sifat-sifat kekayaan alam itu secera terperinci adalah sebagai berikut:
Ø Mempunyai nilai kegunaan dan nilai ekonomis
Ø Berada di dalam keadaan yang terbatas
Ø Tersebar di alam secara tidak merata
Ø Keberadaanya selalu berkaitan antara kekayaan alam yang satu dengan kekayaan alam yang lain


Macam-macam kekayaan alam

Kekayaan alam di bedakan menjadi dua macam yaitu: daya alam yang dapat di perbaruhi dan daya alam yang tidak dapat di perbaruhi.

Sumber daya alam yan dapat diperbaruhi memiliki kecenderungan untuk bertambah dan berkembang jumlah serta persebaranya. Hal ini di kerena sumber daya alam yang dapat di perbaharui biasanya berupa makluk hidup yang senantiasa yang mengalami perkembangbiakan.

Sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui berupa benda-benda mati dan dapat pula berupa unsur-unsur kimia yang bersifat abiotik atau merupakan sisa-sisa jasad kehidupan

Agar lebih jelas pembahasan tentang sumber daya alam yang dapat di perbaharui dan yang tidak dapat di perbaharui, simaklah uraian berikut ini J

A.     Sumber daya alam yang dapat di perbaharui

Sumber daya alam yang dapat diperbaharui/renewable adalah sumber daya alam yang dapat digunakan berulang-ulang kali dan dapat dilestarikan. Contoh : air, tumbuh-tumbuhan, hewan, hasil hutan, dan lain-lain.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui/non renewable adalah sumber daya alam yang tidak dapat di daur ulang atau bersifat hanya dapat digunakan sekali saja atau tidak dapat dilestarikan serta dapat punah. Contoh : minyak bumi, batubara, timah, gas alam.

Sumber daya alam yang tidak terbatas jumlahnya/unlimited adalah sumber daya alam yang jumlahnya melimpah di bumi ini. Contoh : sinar matahari, arus air laut, udara, dan lain lain.

Sumber daya alam berdasarkan kegunaan atau penggunaannya

Sumber daya alam penghasil bahan baku adalah sumber daya alam yang dapat digunakan untuk menghasilkan benda atau barang lain sehingga nilai gunanya akan menjadi lebih tinggi. Contoh : hasil hutan, barang tambang, hasil pertanian, dan lain-lain.

Sumber daya alam penghasil energi adalah sumber daya alam yang dapat menghasilkan atau memproduksi energi demi kepentingan umat manusia di muka bumi. Contoh : ombak, panas bumi, arus air sungai, sinar matahari, minyak bumi, gas bumi, dan lain sebagainya.

B.      Sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui
Yaitu sumber daya alam yang bisa habis. Contoh : Barang tambang,minyak bumi,dsb. Tuhan maha baik. Tuhan memberi semua ini untuk kesejahteraan ciptaan-Nya. Akan tetapi,saat ini sumber daya yang tak dapat diperbaharui hampir selalu digunakan untuk manusia alias dieksplorasi besar-besaran. Hal ini tentu dapat menyebabkan kelangkaan minyak bumi atau barang tambang. Padahal,kebutuhan manusia dalam hal ini semakin banyak. Dengan meningkatnya jumlah kebutuhan dan berkurangnya sumber daya ini menyebabkan kelangkaan tak bisa dihindari lagi.

Kemudian,mengapa banyak ilmuwan dan professor di dunia ini tidak bisa menemukan solusi dari hal ini ?? Maksudnya,mencari alternatif lain dari hasil penelitiaan dan percobaan mereka. Contohnya seperti bensin dan sejenisnya. Penggunaan bensin pada kendaraan bermotor itu kurang baik juga untuk lingkungan kita,karena polusi udara yang dihasilkan dari asap kendaraan itu berasal dari penggunaan bensin sebagai bahan bakar. Nah,para ilmuwan diharapkan mampu mencari alternatif bahan bakar selain bensin yang merupakan hasil dari olahan minyak bumi. Karena jika minyak bumi telah habis,maka kendaraan bermotor dianggap sebagai 'sampah
J


kekayaan alam yang ada di indonesia

Sumber daya alam di Indonesia adalah segala potensi alam yang dapat dikembangkan untuk proses produksi. Sumber daya alam ialah semua kekayaan alam baik berupa benda mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Proses terbentuknya sumber daya alam di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain :

1. Secara astronomis, Indonesia terletak di daerah tropik dengan curah hujan tinggi menyebabkan aneka ragam jenis tumbuhan dapat tumbuh subur. Oleh karena itu Indonesia kaya akan berbagai jenis tumbuhan.
C.           Secara geologis, Indonesia terletak pada pertemuan jalur pergerakan lempeng tektonik dan pegunungan muda menyebabkan terbentuknya berbagai macam sumber daya mineral yang potensial untuk dimanfaatkan.
3. Wilayah lautan di Indonesia mengandung berbagai macam sumber daya nabati, hewani, dan mineral antara lain ikan laut, rumput laut, mutiara serta tambang minyak bumi.
Persebaran Sumber Daya Alam Hayati teridiri dari sumber daya alam hewani dan nabati yang tersebar didarat dan laut selain hutan yang luas, Indonesia memiliki perkebunan dan pertanian tersebar hampir di seluruh Indonesia.
Jumlah dan kualitas sumber daya alam sangat banyak dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia selain itu kualitasnya pun sangat bagus sehingga dapat diekspor di berbagai negara sehingga dapat memenuhi devisa negara.

Jenis sumber daya alam yang diekspor seperti minyak bumi, gas alam dan bahan tambang lainnya serta hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan pariwisata selain itu hasil industri juga dapat diekspor keluar negeri.

Pemanfaatan Sumber Daya Alam Sumber daya alam merupakan salah satu modal dasar pembangunan. Sebagai modal dasar, sumber daya alam harus dimanfaatkan sepenuh-penuhnya tetapi dengan cara yang tidak merusak. Oleh karena itu, cara-cara yang dipergunakan harus dipilih yang dapat memelihara dan mengembangkan agar modal dasar tersebut makin besar manfaatnya untuk pembangunan dimasa datang.

Tenaga ahli memanfaatkan sumber daya alam dengan teknologi yang canggih. Tenaga ahli yang bermutu akan menghasilkan bibit yang bermutu dan menghasilkan tanaman yang berkualitas dan menghasilkan industri yang berkualitas.

Teknologi yang digunakan beserta alat-alatnya yang berkembang dengan pesat dapat mempercepat dan mempermudah produktivitas alat-alat yang digunakan tenaga ahli Indonesia masih kurang canggih seperti di negara-negara maju tetapi tenaga ahli Indonesia masih bisa menghasilkan sumber daya alam yang memuaskan.




Pencemaran

Terjadi karena ulah manusia sendiri yang menyebabkan berubahnya keadaan alam karena adanya unsur-unsur baru atau meningkatnya sejumlah unsur baru sehingga menyebabkan berbagai jenis pencemaran seperti :

1. Pencemaran udara: hasil limbah industri, limbah pertambangan, asap rokok, asap kendaraan bermotor karena mengeluarkan karbon monoksida, karbon dioksida, belerang dioksida yang menyebabkan udara tercemar dan susah bernafas.
2. Pencemaran suara-suara dapat ditimbulkan dari bisingnya suara mobil, kereta api, pesawat udara dan jet.
3. Pencemaran air dari pembuangan sisa-sisa industri secara sembarangan bisa mencemarkan sungai dan laut.
4. Pencemaran tanah. Pencemaran dapat dicegah dengan tidak membuang limbah sembarangan seperti pabrik-pabrik yang selalu membuang limbah, mengurangi kendaraan berasap dan mengurangi kebisingan yang ada dan banyak lagi yang lain.

Mengatasi pencemaran

a. Dengan mengadakan penghijauan dan reboisasi, usaha penghijauan dan reboisasi hutan dapat mencegah rusaknya lingkungan yang berhubungan dengan air, tanah dan udara.

b. Dengan membuat sengkedan pada lahan yang miring untuk mencegah erosi dan menjaga kesuburan tanah yang berbukit-bukit dan miring

c. Pengembangan daerah aliran sungai merupakan daerah peta terhadap kerusakan dan pencemaran karena sering terjadi pengikisan lapisan tanah oleh aliran sungai.

d. Pengelolaan air limbah

- dengan pengaturan lokasi industri agar jauh dari pemukiman penduduk
- mencegah agar saluran air limbah jangan sampai bocor
- industri yang menimbulkan air limbah, diwajibkan memasang peralatan pengendali pencemaran air.
e. Penertiban pembuangan sampah dengan cara sebagai berikut :
1. dibakar
2. untuk makan ternak
3. untuk biogas
4. untuk bahan pupuk
f. Dengan mengadakan daur ulang terhadap bahan-bahan bekas dan sampah organik.

A.  kekayaan alam nabati





a.    Sebagian besar sumber daya pangan, beraal dari tanaman budi daya. Tanaman yang kita manfaatkan sebagai sumber karbohidrat ialah padi, jagung, ubi, ubi kayu dan ubi-ubi lain, seperti gadung kerut, dan ganyong. Yang kita manfaatkan sebagai sumber lemak ialah kelapa, kelapa sawit, dan kacang tanah. Sedangkan yang kita manfaatkan sebagai sumber protein adalah kedelai, kacang hijau, serta jenis kacang-kacangan lainnya. Sayur dan buah-buahan kita manfaatkan sebagai sumber vitamin dan mineral.

b. Tumbuhan juga kita manfaatkan sebagai sumber sandang, misalnya kapas, serat sisal, dan serat haramay. Selain sebagai sumber sandang, tanaman yang menghasilkan serat ini juga kita manfaatkan untuk pembuatan karung goni dan bahan pembungkus lainnya.

c. Beberapa jenis tanaman, dimanfaatkn manusia sebagai sumber minyak atsiri, antara lain cengkeh, serih, tengkawang, kayu putih, dan kananga. Tanaman ini sebagian sudah dibudidayakan, tetapi sebagian lain masih tumbuh liar dalam hutan. Prospek ekonomi hasil hutan sangat menarik, sehingga hutan dijadikan sumber daya alam yang sangat penting.

d. Berbagai jenis tanaman, dimanfaatkan manusia sebagai tanaman hias, yang menyemarakkan kehidupan manusia, dan juga meningkatkan nilai budaya. Tanaman yang mempunyai potensi tinggi sebagai tanaman hias adalah anggrek, di samping berbagi jenis tanaman hias lainnya.

e. Berbagai jenis kayu, telah dimanfaatkan sebagai bahan baku mebel, seperti kayu jati yang telah banyak dibudidayakan, serta kayu dari huta, seperti meranti, rasamala, rotan, bambu, dan kayu jenis lainnya. Kayu hutan ini sebagian diekspor dalam bentuk kayu lapis.

f. Berbagai jenis tumbuhan sebagai sumber obat-obatan, yang lebih dikenal dengan apotik hidup. Kumis kucing, jahe, kencur, kunyit, temu lawak, dan beberapa jenis tanaman lainnya merupakan bahan dasar untuk membuat obat tradisional.

g. Untuk keperluan industri, orang membudidayakan beberapa jenis tanaman secara luas dalam bentuk perkebunan. Tanaman budi daya industri, antara lain the, kopi, tebu, tembakau, lada, gambir, dan vanila. Tanaman ini merupakan komoditas ekspor penting yang menghasilkan devisa negara.

B. Kekayaan alam hewani

a.   Sumber daya alam hewani juga dimanfaatkan sebagai sumber pangan dan sumber sandang. Pakaian manusia, sebagian dibuat dan dihias dengan bulu atau kulit hewan. Misalnya, bulu beruang kutub untuk mantel, kulit buaya, kulit sapi sebagai bahan pembuat tas, sepatu, dan perlengkapan lainnya.

b. Dalam kaitannya dengan benda-benda budaya, hewan dimanfaatkan sebagai benda-benda hasil seni dan nilai budaya manusia. Misalnya, lokan disusun dan dirangkai menjadi benda-benda perhiasan selain itu, hewan-hewan yang bulunya indah diawetkan sebagai hiasan rumah.

c. Sumber daya alam hayati juga dimanfaatkan dalam meningkatkan nilai kehidupan dan nilai budaya manusia. Bentuk dan cara hidup hewan dimanfaatkan sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan hasil karya dan hasil cipta manusia. Misalnya, bentuk kapal selam menyerupai ikan yang sedang menyelam, bentuk sayap dan cara burung terbang memberikan inspirasi pengembangan industri pesawat terbang, sedangkan kicau burung memberikan inspirasi untuk menciptakan lagu.


C. Kekayaan alam energi

Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33, Ayat 3 menyatakan, “Bumi, air, dan kekeyaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”.
Berdasarkan ayat di atas, segala sesuatu yang terkandung di dalam bumi Indonesia, termasuk barang tambang, dikuasai oleh negara.
Barang tambang di Indonesia terdapat di darat dan di laut. Untuk mengolah barang tambang tersebut diperlukan banyak modal, tenaga ahli, dan teknologi tinggi. Kekeyaan alam yang terkandung di bumi Indonesia dapat dikelola oleh pihak swasta maupun asing asalkan telah mendapat izin dari pemerintah (konsesi). Biasaya, pengaturan dibagikan dengan sistem bagi hasil.
Usaha pertambangan didahului dengan penyelidikan (eksplorasi) untuk mengetahui jumlah cadangan barang tambang yang tersedia. Setelah itu, baru diusahakan (eksplotasi) atau diambil hasilnya.
Pertambangan secara besar-besaran di Indonesia dengan menggunakan peralatan modern, terutama dilaksanakan untuk bahan tambang penghasil energi dan mineral logam. Usaha pertambangan dan bahan galian dalam pembangunan Indonesia mempunyai peranan sebagai berikut.

a. Menambah pendapatan negara karena bahan tambang dapat diekspor ke luar negeri.
b.   Memperluas lapangan kerja.
c.   Memajukan bidang transportasi dan komunikasi.
d. Memajukan industru dalam negeri.
Usaha pertambangan memerlukan perencanaan yang baik sebab:
a. Harus menyelaraskan dengan usaha menjaga kelestarian lingkungan hidup.
b. Memerlukan modal besar, tenaga ahli yang terampil, dan teknologi yang memadai.
Pemanfaatan sumber daya alam barang tambang adalah sebagai berikut.
a. Minyak bumi bumi digunaka untuk penerangan rumah, tenaga penggerak mesin pabrik, dan untuk bahan bakar kendaraan bermotor (bensin dan solar).
b. Gas alam digunakan untuk bahan rumah tangga dan industri.
c. Batubara digunakan untuk bahan bakar pemberi tenaga dan bahan mentah untuk cat, obat-obatan, wangi-wangian, dan bahan peledak.
d. Tanah liat untuk bahan membuat gerabah dan bata.
e. Kaolin untuk bahan pembuat porselin.
f. Gamping sebagai bahan perekat bangunan, bahan membuat semen, dan untuk mengapur dindingg. Pasir kuarsa sebagai bahan untuk membuat kaca. .
         h. Pasir besi sebagai bahan untuk membuat besi tuang.
i. Marmer digunakan untuk lantai dan hiasan dinding.
j. Batu aji digunakan untuk perhiasan.
k. Alumunium merupakan logam ringan dan kuat yang digunakan                         untuk industri kapal terbang, mobil, mesin-mesin, dan alat-alat rumah tangga.
l. Timah sebagai bahan pembuat pipa ledeng, logam patri, dan kawat telepon.
m. Nikel digunakan untuk bahan campuran dalam industri besi baja agar kuat dan tahan karat.
n. Tembaga digunakan untuk bahan kabel dan industri barang-barang perunggu dan kuningan.

D. Sumber daya mineral

Sumber daya mineral dapat di bedakan menjadi dua, yaitu: bahan galian logam dan bahan galian industri, bahan galian logam antara lain: emas, perak, platina, tembaga, timah, seng, timah putih, besi, nikel, dan mangan. Sementara bahan galian industri antara lain: fosfat, asbes, belerang, batu gamping, pasir kwarsa, oker, lempung, gips, dan anhidrit

pengelolaan kekayaan alam yang ramah lingkungan J
        Kehidupan manusia sangat bergantung pada ketersediaan sumber daya alam. Kebutuhan manusia akan sumber daya alam semakin meningkat sebagai dari akibat dari jumlah penduduk yang terus meningkat serta perubahan gaya hidup. Akibatnya eksploitasi secara berlebihan.
Yang menjadi permasalahan adalah, apakah sumber daya alam yang di gunakan oleh manusia akan selalu tersedia di permukaan bumi? Jika yang di gunakan terbatas, apa yang akan terjadi kemudian hari? Dalam hal ini pengelolahan sumber daya alam harus berwawasan lingkungan dan keberlanjutan agar sumber daya alam yang ada akan senantiasa terjaga kelestariaannya.
Penjabaran prinsip pengelolahan sumber daya alam berwawasan lingkungan dan berkelanjutan antara lain dapat di tuangkan dalam berikut:
a.  Penghijauan dan reboisasi
Usaha penghijauan dan reboisasi hutan dapat mencegah rusakna lingkungan yang berhubungan dengan air, tanah, dan udara. Keuntungan pelaksanaan penghijauan antara lain sbagai berikut :
1.    Tumbuh-tumbuhan dapat menyaring dan mengatur air, mencegah banjir, dan menimbulkan mata air.
2.   Tumbuh-tumbuhan dapat menyuburkan tanah. Daun-daun yang berguguran, lama kelamaan membusuk dan menjadi lapisan humus. Akar tanaman dapat mencegah erosi dan bahaya longsor.
3.   Tumbuh-tumbuhan menimbulkan udara yang segar, sebab tumbuhan mengambil CO2 dan melepaskan O2 yang diperlukan manusia untuk bernafas. Hal ini erjadi pada proses fotosintesis.
b.  Sengkedan
Untuk mencegah erosi dan enjaga kesuburan tanah yang berbukit-bukit atau tanah miring dibuatkan sengkedan atau terasering. Tujuannya adalah agar pada waktu hujan, air banyak yang meresap ke dalam tanah.

c. Pengembangan daerah aliran sungai

Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan daerah peka terhadap kerusakan dan pencemaran, karena seringnya terjadi pengikisan lapisan tanah oleh arus sungai. Untuk itu perlu pengendalian khusus bagi daerah ini. Cara pengendalian DAS, antra lain sebagai berikut :

  • Tindakan tegas terhadap perusak lingkungan
  • Mengadakan penghijauan dan reboisasi hutan di sekitar DAS. Tujuannya , mengatur, menyimpan air, dan mencegah pendangkalan sungai.
  • Membuat bendungan-bendungan dan saluran irigasinyang teratur.

d. Pengelolaan air limbah
Sumber air limbah dapat berasal dari rumah tangga, industri, dan pabrik. Air limbah yng dibuang ke tanah bis merembes, masuk ke tanah dan bercampur dengan air tanah. Hal itu berarti bukan tanah saja yang tercemar, tetapi juga air bawah permukaan tanah.
Air limbah berbahaya bagi manusia. Beberapa gangguan yang bisa ditimbulkan anatra lain adalah sebagai berikut :
  • Kesehatan. Bibit penyakit yang bisa ditularkan melalui air limbah contohnya : kolera, disentri dan tipes.
  • Keindahan. Selain berbau ampas limbah tiak enak juga mengganggu keindahan lingkungan sekitarnya.
  • Kehidupan biotik. Air limbah menganggu perkemangan kehiduan karena beracun sehingga dapat mematikan makhluk hidup.
  • Karat atau aus, air limbah yang mengandung gas karbon dioksida akan mempercepat karat atau aus benda-benda yng terbuat dari besi.
Usaha-usaha untuk mengatasi air limbah adalah sebagai berikut :
  • Pengaturan lokasi industri agar jauh dari permukaan penduduk.
  • Indstri yang menimbulkan air limbah, diwajibkan memasang peralatan pengendali pencemaran air.
  • Daerah industri dijauhkan dri peredaran air yang berhubungan langsung dengan sumber ai minum penduduk.
  • Menemukan sumber bahan beracun dan segera melakukan netralisasi secara kimia.Mencegah agar saluran air limbah jangan sampai bocor.
  • Unsur-unsur yang tidak dapat dinetralisasi harus dibinag dengan dipendam di dalam tanah yang jauh dari air, atau dibuang ke laut dengan menggunakan drum-drum.

e. Penertiban pembuangan sampah
Sampermasalahan, seperti sarang penyakit, menimbulkan bau busuk, dan menganngu pandangan mata. Oleh sebab itu buanglah sampah pada tempat yang telah ditentukan. Jangan membuang sampah di sembarang tempat. Tempat penimbunan sampah yang terakhir jangan sampai menganggu lingkungan kehidupan. Di samping itu, perlu dipikirkan pula cara pemusnahan sampahnya.
Cara-cara atau sistem pemusnahan sampah, antara lain sebagai berikut :
  • Dibakar. Cara ini hanya dapat dilakukan pada sampah yang dapat dibakar. Usahakan agar asapnya jangan sampai menganggu lingkungan.
  • Untuk makanan ternak (babi). Sisa sampah berupa sayuran, sisa masakan, dan sisa buah-buahan bisa dijadikan untuk makan ternak.
  • Untuk biogas. Gas dapat digunakan untuk memasak dan penerangan
  • Untuk bahan pupuk. Sampah yang membusuk akan menjadi bahan organik dan dapat digunakan sebagai pupuk.
A. Pemelihraan integritas ekologi

Rantai sistem antara komponen-komponen biotik dan abiotik harus tetap di jaga kelestariannya sehingga tidak terjadi kerusakan dalam rantai sistem tersebut. Kerusakan integritas ekologi nini akan mengakibatkan bencana bagi manusia seperti, banjir, tanah longsor, musim kemarau yang panjang, mata air yang kering,  tanah yang tandus, suhu yang terus meningkat terus

B. Keadilan sosial
Prinsip keadilan sosial dalam pemanfaatan sumber daya alam artinya bahwa sumber-sumber alam yang ada merupakan hak semua orang yang ada di bumi atau semua warga negara dalam suatu negara.
C. Kesempatan menentukan nasib sendiri
Sumber-sumber daya alam yang diambil dapat diupayakan secara mandiri walapun tetap walapun tetap memerlukan pihak-pihak asing sebagai pelengkap. Sehingga, berangsur-angsur dapat meningkatkan derajat kemakmuran bagi bangsa sendiri
D. Memenuhi kebutuhan masyarakat
Dalam menfaatkan sumber-sumber daya alam, hendaknya senantiasa mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan masyarakat luas yang bersifat vital dan mendesak, serta tetap harus mempertimbangkan ekologi di lingkungan tersebut dalam kurun waktu mendatang.
Untuk menjamin bahwa pemanfaatan sumber-sumber daya alam, baik oleh pemerintah, BUMN maupun swasta, senantiasa mengendepankan keselarasan lingkungan alam dan mempertimbangkan kelanjutan dan kesinambungan kehidupan di masa yang akan datang maka pemerintah perlu melakukan pengawasan dan mengendalikan secara proaktif terhadap semua bentuk penyimpangan yang di perkirakan dapat menimbulkan kerusakan alam.




Pemanfaatan kakayaan alam berdasarkan prinsip ekoefisiensi
      Pada awalnya, proses energi yang terdapat di alam berjalan seimbang karena alam berperan sebagai penyeimbang. Apabila ada populasi tertentu yang berkembang sangat cepat, populasi tersebut akan terkena wabah dan kembali pada kondisi semula. Setiap proses energi tidak ada yang sempurna sehingga selalu menghasilkan entropi (limbah). Oleh karena itu, setiap ada peningkatan kegiatan industri maka akan terjadi peningkatan limbah yang dikeluarkan dan dilepas ke alam. Hal tersebut memunculkan pandangan tentang pemanfaatan SDA berdasarkan prinsip ekoefisiensi.

Hal yang paling pokok dalam pemanfaatan sumber daya alam berdasarkan prinsip ekoefisiensi adalah sebagai berikut.
1. Menghemat sumber daya alam yang digunakan.
2. Menggunakan semua sumber daya alam yang dihasilkan dalam proses energi (industri).
3. Proses penambangan sumber daya alam tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.
4. Sumber daya alam yang ditambang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
5. Proses penggunaan sumber daya alam tidak menimbulkan entropi atau limbah.
    Berikut ini adalah beberapa contoh pemanfaatan sumber daya alam berdasarkan prinsip ekoefisiensi.
1. Penggunaan Air Bersih
Air yang dikelola oleh perusahaan air minum diambil dari sebagian mata air tanpa mengurangi fungsi mata air untuk mengairi sungai. Saluran air yang digunakan betul-betul saluran yang tidak mencemari air dan tidak menimbulkan kebocoran. Kelebihan air ditampung sebagai cadangan untuk kebutuhan di musim kemarau untuk perluasan layanan. Saluran air yang digunakan untuk mendistribusi ke pelanggan menggunakan saluran yang bersih dan tidak mudah bocor. Penggunaan air pada konsumen betul-betul disesuaikan dengan kebutuhan. Air limbah rumah tangga disalurkan ke tempat pembuangan (petak-petak penampungan air) yang telah disedia kan. Kemudian air tersebut kotorannya diendapkan dan airnya dapat digunakan untuk pengairan taman atau tanaman. Sebagian hasil retribusi air bersih digunakan untuk reboisasi di daerah sekitar mata air yang digunakan sebagai sumber air bersih.
2. Industri Kertas
Bahan baku yang digunakan berasal dari hutan produksi tebang pilih secara selektif sehingga kayu yang diambil betul-betul akan diguna kan. Dalam proses penebangan kayu tidak merusak tanaman dan satwa lainnya sehingga hutan produksi masih terus berproduksi secara lestari. Mesin pengolahan yang digunakan adalah mesin yang hemat bahan baku dan bahan bakar sehingga limbah yang dihasilkan tidak terlalu banyak dan tidak menimbulkan terjadinya pencemaran lingkungan. Debu dan gas buangan dalam proses industri disaring melalui filter atau disertai dengan penanaman pepohonan sehingga polutan dapat diserap oleh beraneka ragam pepohonan. Pepohonan yang ditanam adalah bukan tanaman buah-buahan melainkan tanaman yang diusahakan kayunya agar tidak mencemari manusia.
Air yang digunakan dalam proses industri tidak mengurangi kebutuhan air masyarakat sekitar, misalnya diambil dari sungai. Air buangannya kemudian ditampung dan diolah kembali sehingga air yang dibuang ke sungai kualitasnya sama dengan air sebelumnya yang digunakan. Limbah bubur kayu (pulp) dan debu kertas ditampung untuk kemudian digunakan sebagai bio gas dan pupuk pertanian. Berdasarkan contoh di atas, pemanfaatan sumber daya alam berdasarkan prinsip ekoefisiensi berdampak pada penghematan sumber daya dengan hasil yang setinggi-tingginya, tidak mencemari lingkungan, dan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Hal tersebut dapat memberikan mutu kehidupan yang jauh lebih layak dan proses energi yang berlangsung di alam mencapai keseimbangan.

1. Jenis

  • SDA dibagi menjadi dua yaitu SDA yang dapat diperbaharui dan SDA yang tidak dapat diperbaharui.
1.    SDA yang dapat diperbaharui meliputi air, tanah, tumbuhan dan hewan. SDA ini harus kita jaga kelestariannya agar tidak merusak keseimbangan ekosistem.
2.   SDA yang tidak dapat diperbaharui itu contohnya barang tambang yang ada di dalam perut bumi seperti minyak bumi, batu bara, timah dan nikel. Kita harus menggunakan SDA ini seefisien mungkin. Sebab, seperti batu bara, baru akan terbentuk kembali setelah jutaan tahun kemudian.
  • SDA juga dapat dibagi menjadi dua yaitu SDA hayati dan SDA non-hayati.
1.    SDA hayati adalah SDA yang berasal dari makhluk hidup (biotik) seperti hasil pertanian, perkebunan, pertambakan, dan perikanan. Sumber daya hayati adalah salah satu sumber daya dapat pulih atau terbarukan (renewable resources) yang terdiri atas flora dan fauna. Sumber daya hayati secara harfiah dapat diartikan sebagai sumberdaya yang mempunyai kehidupan dan dapat mengalami kematian. Jenis-jenis sumber daya hayati di antaranya adalah pohon, ikan, rumput laut, plankton, zooplankton, fitoplankton, harimau, semut, cacing, rumput laut, terumbu karang, lamun, dan sebagainya.
2.   SDA non-hayati adalah SDA yang berasal dari makhluk tak hidup (abiotik). Seperti: air, tanah, barang-barang tambang.

2. Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Tumbuhan Manfaat tumbuhan antara lain:
  • Menghasilkan oksigen bagi manusia dan hewan
  • Mengurangi polusi karena dapat menyerap karbondioksida yang dipakai tumbuhan untuk proses fotosintesis
  • Mencegah terjadinya erosi, tanah longsor dan banjir
  • Bahan industri, misalnya kelapa sawit bahan industri minyak goreng
  • Bahan makanan, misalnya padi menjadi beras
  • Bahan minuman, misalnya teh dan jahe
Persebaran sumber daya alam tidak selamanya melimpah. ada beberapa sumber daya alam yang terbatas jumlahnya. kadang-kadang dalam proses pembentukannya membutuhkan jangka waktu yang relatif lama dan tidak dapat di tunggu oleh tiga atau empat generasi keturunan manusia.
Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang tersedia di alam dan dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia. Sumber daya alam dibagi menjadi dua, yaitu: sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.dan yaitu smber daya alam

3. Sumber daya alam yang dapat diperbarui

Ialah sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus, contohnya: air, udara, tanah, hewan dan tumbuhan.

3. 1. Air

Air merupakan kebutuhan utama seluruh makhluk hidup. Bagi manusia selain untuk minum, mandi dan mencuci, air bermanfaat juga:
1.    sebagai sarana transportasi
2.   sebagai sarana wisata/rekreasi
3.   sebagai sarana irigasi/pengairan
4.   sebagai PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)
Cekungan di daratan yang digenangi air terjadi secara alami disebut danau, misalnya Danau Toba di Sumatera Utara. Sedangkan cekungan di daratan yang digenangi air terjadi karena buatan manusia disebut waduk, misalnya waduk Sermo di Kulon Progo dan Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri (Jateng).

3. 2. Udara

Udara yang bergerak dan berpindah tempat disebut angin. Lapisan udara yang menyelimuti bumi disebut atmosfer. Lapisan Ozon berfungsi untuk melindungi bumi dari sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari. Angin dapat dimanfaatkan juga sebagai sumber energi dengan menggunakan pembangkit listrik kincir angin.

3. 3. Tanah

Tanah adalah lapisan kulit bumi bagian atas yang terbentuk dari pelapukan batuan dan bahan organik yang hancur oleh proses alamiah. Tanah banyak dimanfaatkan untuk menanam sumber daya alam pertanian. Pertanian meliputi tanaman untuk makanan pokok, seperti padi, jagung dan sagu. Palawija terdiri dari ubi-ubian dan kacang-kacangan; dan holtikultura yang meliputi berbagai jenis sayuran dan buah-buahan.

3. 4. Hewan

Hewan di Indonesia dapat digolongkan menjadi dua, yaitu hewan liar dan hewan piaraan. Hewan liar ialah hewan yang hidup di alam bebas dan dapat mencari makan sendiri, misalnya dari jenis burung, ikan dan serangga. Hewan piaraan ialah hewan yang dipelihara untuk sekadar hobi atau kesenangan semata, misalnya burung perkutut, marmut, kucing dan kakaktua. Hewan ternak ialah hewan yang dikembangbiakkan untuk kemudian dimanfaatkan atau diperjualbelikan.

3. 5. Tumbuhan

  • Hutan
Hutan merupakan sebuah areal luas yang ditumbuhi beraneka ragam pepohonan. Dilihat dari jenis pohonnya, hutan dapat dibagi menjadi dua, yaitu:
1.    Hutan Homogen ialah hutan yang ditumbuhi oleh satu jenis pohon/tanaman, misal: hutan jati, hutan pinus, hutan cemara dll.
2.   Hutan Heterogen ialah hutan yang ditumbuhi oleh berbagai jenis pohon/tanaman.
Dilihat dari arealnya, hutan dapat dibagi menjadi lima, yaitu sebagai berikut:
1.    Hutan lindung ialah hutan yang berfungsi melindungi tanah dari erosi, banjir dan tanah longsor.
2.   Hutan produksi ialah hutan yang berfungsi untuk menghasilkan berbagai produk industri dan bahan perlengkapan masyarakat, seperti kayu lapis, mebel, bahan bangunan dan kerajinan tangan.
3.   Hutan wisata ialah hutan yang ditujukan khusus untuk menarik para wisatawan domestik (dalam negeri) maupun wisatawan mancanegara.
4.   Hutan suaka alam ialah hutan yang berfungsi memelihara dan melindungi flora (tumbuhan) dan fauna (hewan).
5.   Hutan Mangrove ialah hutan bakau di tepi pantai yang berfungsi untuk menghindari daratan dari abrasi.
Hasil hutan yang dapat dimanfaatkan oleh kita yaitu: kayu (jati, pinus, cemara, cendana), damar, rotan, bambu dll. Erosi ialah pengkisan tanah yang disebabkan oleh air hujan. Reboisasi ialah penanaman/penghijauan kembali hutan yang telah gundul. Abrasi ialah penyempitan daratan akibat pengikisan tanah yang disebabkan oleh air laut. Korasi ialah pengikisan daratan yang disebabkan oleh angin.
  • Pertanian
Pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tumbuhan, antara lain padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran, cabai, bawang dan berbagai macam buah-buahan, seperti jeruk, apel, mangga, dan durian. Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia mempunyai pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam.
  • Perkebunan
Jenis tanaman perkebunan yang ada di Indonesia meliputi karet, cokelat, teh tembakau, kina, kelapa sawit, kapas, cengkih dan tebu. Berbagai jenis di antara tanaman tersebut merupakan tanaman ekspor (kegiatan mengirim barang ke luar negeri ) yang menghasilkan devisa (tabungan bagi negara ).





 semoga bermanfaat:

XI IPS 1   SMA NEGERI 9 BEKASI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar